Praktisi Perbankan Sofi Suryasnia Perkuat PT. Asuransi Digital Bersama, Perseroan Bukukan Laba Rp 20,14 M 

JAKARTA (iHalal.id) — PT. Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) membukukan laba Rp 20,14 miliar sepanjang 2025. Capaian ini naik 18,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sofi Suryasnia berbicara didepan para peserta seminar beberapa waktu lalu. (Foto: dok. Pribadi).

Direktur Utama Adi Wibowo Adisaputro yang didampingi Direktur Kepatuhan Sofi Suryasnia, mengatakan, meskipun 2025 penuh tantangan dan tekanan dari berbagai aspek ekonomi, tetapi perseroan masih dapat membukukan kinerja yang baik. Perseroan saat ini juga terus melakukan penguatan strategi jangka panjang.

“Upaya kami menghadirkan produk asuransi yang inovatif tentu membutuhkan struktur permodalan yang kuat, salah satu langkah strategis kami akan mengalokasikan seluruh laba bersih tahun lalu sebagai modal untuk pengembangan ke depan,” kata Adi dalam paparan publik YOII, Rabu. 15 April 2026, seperti diberitakan mediaasuransinews.co.id.

Menurutnya, ada sejumlah strategi yang akan dilakukan ke depan yakni memperluas produk asuransi yang berhubungan dengan gaya hidup baik secara horizontal dan vertikal dengan secara aktif mencari tren gaya hidup terkini.

“Salah satunya yaitu memperluas produk travel dengan memanfaatkan baik kanal online melalui pialang maupun konvensional dan produk asuransi mikro, serta meningkatkan layanan produk asuransi kendaraan melalui berbagai kanal yang tersedia,” katanya.

Untuk pertumbuhan laba, lanjut Adi,   masih didorong terutama oleh kinerja positif dari produk asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan. Perseroan masih fokus melakukan perluasan portofolio produk kecelakaan diri dan perjalanan, dengan menghadirkan berbagai inovasi yang menyesuaikan kebutuhan asuransi di era gaya hidup digital.

Untuk Perolehan kinerja perseroan di 2025,  pendapatan jasa asuransi naik 122,91 persen menjadi Rp 730,70 miliar dibandingkan kinerja tahun buku 2024.
Selain itu, total aset perseroan sebesar Rp 347,25 miliar per 2025, naik 38,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total liabilitas naik 51,44 persen menjadi Rp 136,22 miliar dibandingkan periode 2024. Kemudian, total ekuitas juga naik 31,15 persen menjadi Rp 211,03 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya. (red/)