by

BAZNAS Dampingi Mitra Mustahik Penerima Program Kita Jaga Usaha

JAKARTA (iHalal.id) — Tim Layanan Titik Integrasi BAZNAS Microfinance di Matraman, Jakarta, melakukan pendampingan usaha mitra mustahik program Kita Jaga Usaha. Agenda pendampingan kali ini adalah untuk merenovasi warung dagangan mustahik.

Program Kita Jaga Usaha merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui Program Kita Jaga Usaha, BAZNAS mengajak masyarakat untuk turut membantu para pelaku usaha kecil bangkit menata kembali perekonomian mereka, salah satunya dengan memberikan bantuan modal usaha hingga pendampingan agar usaha yang dijalani dapat terus berkembang.

Sadiah, salah satu mitra mustahik penerima manfaat menjelaskan setelah menerima manfaat dapat mengembangkan usahanya. Ia menambahkan modal usaha yang diterima digunakan untuk membeli rice cooker, termos nasi, dan beras. Selain itu Sadiah juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan renovasi warung tempat berjualan.

“Awalnya saya jualan dengan etalase kecil di pinggir jalan. Alhamdulillah sekarang etalase lebih besar, sedikit demi sedikit juga sudah mulai menerima pesanan,” ucap Sadiah.

BAZNAS menginisiasi program Kita Jaga Usaha sebagai respon darurat ekonomi Covid-19 yang terdiri dari UMKM Bangkit dan Dapur Kuliner Nusantara. Target penyaluran Kita Jaga Usaha sebesar Rp13.937.500.000, untuk 13.086 mustahik penerima manfaat, dengan rincian 10 ribu penerima modal dan 3.086 mustahik Dapur Kuliner Nusantara, dimana 10 mitra mustahik diantaranya merupakan mitra mustahik TI Matraman BAZNAS Microfinance.

Untuk skema bantuan pada program Kita Jaga Usaha, UMKM Bangkit merupakan program pemberian bantuan langsung kepada 10.000 pelaku UMKM di wilayah PPKM level 3 dan level 4 dengan jumlah bantuan sebesar Rp1.000.000, yang diberikan melalui kartu ATM bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).


Sedangkan program Dapur Kuliner Nusantara adalah program pemberdayaan warteg, warung nasi, warung padang, dan usaha kuliner skala kecil lainnya untuk menyediakan 72.000 paket makanan yang akan didistribusikan kepada pelaku isoman, panti asuhan, panti jompo, lembaga pemasyarakatan, pesantren, rumah singgah, nakes dan warga terdampak PPKM.

Sejak Covid-19 melanda, hingga kini BAZNAS telah mengelola dana sekitar Rp1,5 triliun, yang disalurkan kepada sekitar 6 juta mustahik dan penerima manfaat. Hal ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat rentan yang terimbas pandemi dan membantu mereka agar segera keluar dari krisis. (Deden H.)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed