by

Catering CIMB NIAGA Percayakan Pengurusan  Sertifikat Halal Melalui Aplikasi iHalal

JAKARTA (iHalal.id) — Indonesia adalah salah satu negara yang mewajibkan Sertifikat Halal bagi seluruh barang dan jasa yang beredar dan dikonsumsi masyarakat. Ketentuan ini dituangkan melalui UU No. 33 th. 2014 Tentang JPH (Jaminan Produk Halal) yang diperkuat oleh UU No. 11 th. 2020 Tentang Cipta Kerja. Dengan UU tadi Negara — dalam hal ini Kementerian Agama — mengambil alih penggusuran Kewajiban pembuatan Sertifikat Halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) ke BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal). MUI tetap dilibatkan dalam proses pembuatan Sertifikat Halal yaitu dalam hal Fatwa.

Zoom Meeting iHalal yang dipimpin Dirut PT. Hitek (Hexa Indonesia Teknologi) Yudhi Permana Suisa (kedua dari kiri), Trainer Penyelia Halal Dony Izdianto (kiri), Business Relations Lalu Asyril (kedua dari kanan) dan Endang (kanan), dengan PT. Niaga Manajemen Citra (anak perusahaan Bank CIMB Niaga) yang dipimpin Bapak Dany Wardana (L.C & Resort Manager), Bapak Mulyana (Penyelia Halal) dan Bapak Eko (Legal), Selasa 11 Muharram 1444 H/9 Agustus 2022. (Foto: Dok. iHalal.id)

Keberadaan kedua UU tadi lebih ditujukan untuk menjamin kepastian dan keamanan masyrakat Indonesia yang umumnya beragama Islam tentang makanan yang dikonsumsinya. Bukan itu saja, segala barang (alat-alat) sehari-hari, seperti pakaian, kosmetik harus aman untuk digunakan (dipakai).

Oleh karena itu, salah satu pelaku usaha industri makanan catering PT. Niaga Manajemen Citra (anak perusahaan Bank CIMB Niaga) mempercayakan pengurusan produknya melalui Aplikasi iHalal, sebuah sistem layanan yang membantu memudahkan para Pelaku Usaha UMKM maupun industri dalam mengurus Sertifikat Halal BPJPH.

Manager L.C (Learning Center) & Resort PT. Niaga Manajemen Citra Dany Wardana mengakui pengurusan Sertifikat Halal BPJPH lebih komplek.  Untuk itu, Dany mempercayakan pengurusan Sertifikat Halal BPJPH melalui Aplikasi iHalal yang dikelola PT. Hitek (Hexa Indonesia Teknologi), ujarnya dalam Zoom Meeting hari ini (9/08).

Umat Islam RI Habiskan Rp 1.000 Triliun untuk Makan, Warteg dan KFC Jadi Favorit

Sementara itu, Dirut PT Hitek Yudhi Permana Suisa menyambut baik kepercayaan yang diberikan manajemen perusahaan yang berpusat di Megamendung Kabupaten Bogor tadi, seraya berjanji akan melakukan layanan terbaik.

Seperti diberitakan, Mastercard-CrescentRating Halal Food Lifestyle Indonesia Report 2021 menyebutkan pengeluaran masyarakat Muslim Indonesia untuk konsumsi makanan dan minuman diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun. Konsumsi tersebut dihabiskan baik melalui makan di rumah, makan di luar, ataupun melalui layanan pesan-antar. Laporan diambil dengan melakukan survey terhadap 1.000 responden.

Berdasarkan laporan lembaga rating yang berpusat di Singapura tersebut, 50% dari responden menghabiskan uang Rp25 ribu-100 ribu untuk sekali makan. Mereka juga menghabiskan 10% dari pendapatannya untuk makan di luar.

Sebanyak 55% responden mengatakan memilih untuk makan bersama keluarga setiap harinya dan 33% mengatakan makan di luar setiap seminggu sekali.

Sebanyak 70% menjadikan makanan khas Jawa sebagai pilihan favorit diikuti dengan makanan Sunda dan Padang. Makanan Warung Tegal (warteg) adalah pilhan favorit dari sebagian besar Muslim yang menjadikan masakan Jawa sebagai menu paling disukai.

Berdasarkan laporan tersebut, Muslim Indonesia juga suka menikmati makanan cepat saji. Sebanyak 27% responden mengatakan mereka makan fast food sekali seminggu. KFC menjadi menu pilihan utama untuk makanan cepat saji diikuti dengan McDonald’s.

Namun, makanan Jepang dan Korea Selatan juga memiliki banyak penggemar di Indonesia seiring gencarnya promosi produk makananan dari kedua negara tersebut.

Masyarakat Muslim Indonesia juga senang menikmati cemilan seperti cendol dan gorengan. Sebanyak 63% mengatakan mereka suka membeli gorengan seperti singkong. Besarnya pengeluaran masyarakat Muslim Indonesia inilah yang menjadi sorotan laporan Mastercard-Crescent.

Berdasarkan perkiraan mereka, jumlah pengeluaran untuk produk dan jasa halal di Indonesia pada tahun 2020 menyentuh angka US$ 184 miliar (Rp 2.637 triliun). Angka ini diprediksikan meningkat menjadi US$ 281,6 miliar (Rp 4.036 triliun) pada tahun 2025. (Gaf)

——————————————


Assalamualaikum,

Telah hadir super apps aplikasi iHALAL untuk berbagai kebutuhan Anda, seperti pembuatan Sertifikat Halal, pembelian token listrik, tagihan listrik, pulsa seluler, paket data internet, e-money, pembayaran tagihan lainnya, serta mengikuti berbagai pelatihan .

Download aplikasinya sekarang juga:
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.ihalal

Cara Pengunduhan Aplikasi iHALAL dan Pendaftaran Akun:
https://youtu.be/JEmjX1ZGEXg
Cara Daftar Sertifikat Halal:
https://youtu.be/AlrVHcFYt7g
Cara Pembayaran:
https://youtu.be/7GRCOaFvLzM
Cara Lacak Sertifikat Halal:
https://youtu.be/W619EJvjI74
Cara Donwload Sertifikat Halal:
https://youtu.be/y6-VOn8ReZo

Jika Bapak/Ibu membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan periksa aplikasi iHALAL atau hubungi info iHALAL melalui:
Whatsapp : +6281267776421
Email : info@ihalal.my.id

Senin-Jumat, Jam 08.00-17.00 WIB

Bantu kami untuk selalu memberikan layanan yang terbaik dengan memberikan rating di PLAYSTORE.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

iHALAL
The Biggest Halal Network…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.