by

“For God & Country”

Oleh: Shamsi Ali *

We want to remind our fellow Americans that our community is not “the other” but a part of multicultural social fabric that makes up our fifty states. We are here as a partner to you and not a threat to our own country and fellow citizens. Muslim Americans love this country and are ready to defend it from any possible threat and harm. There is no cleaving of loyalty when Muslim Americans proclaim an allegiance to the United States – loyalty to country and religion are both believed to be not only a civic duty but also a religious one”.

Artinya:

Antara Komitmen Keagamaan dan Kebangsaan

“Kami ingin ingatkan kepada sesama bangsa Amerika kalau Komunitas kami (Muslim) di Amerika bukan “orang lain”. Tapi telah menjadi bagian integral dari tatanan sosial yang multikultural dalam negara (Kesatuan) ini. Kami di sini sebagai partner dan bukan ancaman bagi negara kami dan sesama sebangsa kami. Warga Muslim di Amerika mencintai negara ini dan bersedia menjaganya dari segala ancaman dan bahaya. Kami tidak mengenal loyalitas yang terbelah, dan di saat orang Islam mendeklarasika diri sebagai warga Amerika maka loyalitas kepada agama dan negara bagi kami tidak sekedar sebagai tanggung jawab Kebangsaan. Tapi sekaligus sebagai kewajiban agama”

*Direktur Jamaica Moslem Center, New York (Dikutip dari buku saya: Anak-Anak Ibrahim AS).

Catatan:
Kalimat ini sesungguhnya akan lebih relevan di Indonesia sebagai negara Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed