by

GENPRO Sambut Kehadiran Super Apps iHalal


JAKARTA (iHalal.id) — Halal Bisnis kini sudah menjadi tren global. Bahkan keberadaan Halal Bisnis bukan monopoli umat Islam, Bisnis Halal tercipta lebih didorong drive by market (lahir karena pasar—red.). Sementara Bagi Umat Islam, Halal bukan sekedar gaya hidup tapi sudah menjadi kebutuhan (baca: kewajiban).

Tutorial Download Aplikasi iHalal

Apalagi Indonesia sudah memiliki UU No. 33 Tahun 2014 tentang JPH (Jaminan Produk Halal) yang dikuatkan dengan UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, dimana negara menjamin akan produk-produk Halal yang dikonsumsi setiap warganya. Oleh karena itu, semua jenis Barang yang dikonsumsi, dipakai serta diproduksi, harus bersertifikat Halal, termasuk yang diproduksi UMK.

Dalam rangka mendukung program Sertifikasi Halal, maka kehadiran Super Apps iHalal—Aplikasi Pembuatan Sertifikat Halal— mendesak. Global Entrepreuner Profesional atau yang lebih dikenal dengan sebutan GENPRO menyambut baik Apalikasi ini. Sebagai komunitas pengusaha profesional yang memiliki tujuan sama dalam membangun peradaban dunia, GENPRO yakin layanan Aplikasi yang dibangun PT. Hexa Indonesia Teknologi akan membantu memudahkan pembuatan Sertifikat Halal, terutama bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

“kami (GENPRO) yang memiliki anggota disemua Provinsi tanah air akan menggunakan Aplikasi iHalal untuk Pengajuan Sertifikasi Halal versi BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal)”, jelas Presiden GENPRO Iwan Kurniawan yang akrab disapa ‘Abah’ disela kunjungannya di Kantor iHalal Jakarta, Jum’at 27 Jumadil Awal 1443 H/31 Desember 2021.

Selain itu, GENPRO juga akan mengajak pemerintahan di daerah-daerah untuk mendukung program Sertifikat Halal, baik melalui Fasilitasi (baca: subsidi) maupun reguler (baca: mandiri).

Dalam kesempatan kunjungan itu, juga dijelaskan bahwa data The State of The Global Islamic Economy 2020 menunjukkan, Indonesia memiliki Ekosistem Ekonomi Islam yang kuat. Hal itu turut menggerakkan ekonomi nasional. Laporan tersebut bahkan menempatkan Indonesia di posisi keempat sebagai negara dengan potensi ekonomi syariah tertinggi.

Fakta lain, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki banyak potensi dalam mengembangkan sektor ekonomi syariah. Sektor ekonomi syariah dapat didukung oleh banyak industri, seperti perbankan syariah, keuangan non-bank, pasar modal, rumah sakit Islam, perhotelan, pariwisata, fashion, dan produk makanan halal, termasuk Kopi.

Sementara itu, Vice President Business Recruitmen GENPRO yang juga Praktisi UMKM Syarif Maulana yakin, dengan bekal Sertifkat Halal, UMKM kita akan mampu bersaing di Indsutri Halal, baik pasar lokal maupun global. Pasalnya, data Mastercard-CrescentRating Halal Food Lifestyle Indonesia Report 2021 menyebutkan pengeluaran masyarakat Muslim Indonesia untuk konsumsi makanan dan minuman diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun. Konsumsi tersebut dihabiskan baik melalui makan di rumah, makan di luar, ataupun melalui layanan pesan-antar. Laporan diambil dengan melakukan survey terhadap 1.000 responden. Berdasarkan laporan lembaga rating yang berpusat di Singapura tersebut, 50% dari responden menghabiskan uang Rp25 ribu-100 ribu untuk sekali makan. Mereka juga menghabiskan 10% dari pendapatannya untuk makan di luar. (Gaf)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed