by

Indonesia-Meksiko Jalin Kerja Sama Produk Halal

JAKARTA (iHalal.id) — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menyambut baik inisiasi kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) yang disampaikan oleh Kedutaan Besar Meksiko untuk Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham saat menerima audiensi Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Armando G Alvares.

“Saya menyambut baik antusiasme dari Pak Ambasador untuk menjembatani proses terjalinnya kerja sama antara Indonesia dan Meksiko, khususnya dalam bidang Jaminan Produk Halal.” kata Aqil Irham melalui saluran teleconference, Selasa (18/1/2022).

Lebih lanjut, Aqil Irham juga memastikan bahwa BPJPH sangat terbuka untuk menjalin kerja sama internasional Jaminan Produk Halal (JPH). Menurutnya, kerja sama tersebut dapat dilakukan oleh BPJPH dengan pihak manapun sepanjang dilaksanakan sesuai dengan regulasi JPH yang ada, serta bersifat saling menguntungkan.

“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021, pemerintah melalui BPJPH dapat melakukan kerja sama internasional dalam bidang Jaminan Produk Halal, yang dapat berbentuk pengembangan JPH, penilaian kesesuaian, dan/atau pengakuan sertifikat halal,” lanjut Aqil Irham.

Sebelumnya, Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Armando G Alvares mengungkapkan bahwa audiensi tersebut dimaksudkan sebagai sarana berdiskusi dan bertukar pandangan tentang berbagai kemungkinan bagi kedua negara dalam meningkatkan pedagangan produk halal antara kedua pihak.

“Kami sangat berharap agar melalui pertemuan ini, Meksiko dan Indonesia dapat semakin memperkuat kerja sama di bidang produk halal, dan itu memperkuat kerja sama yang telah terjalin di antara kedua negara.” kata Armando.

Menurut Armando, Meksiko adalah negara yang berpengalaman sebagai pengekspor produk halal berkualitas ke berbagai negara termasuk ke negara-negara Muslim. Ke Indonesia, beberapa produk Meksiko juga sudah masuk. Mulai dari produk makanan hingga farmasi.

“Di Kedutaan Meksiko kami mengidentifikasi potensi ekspor Meksiko dari produk-produk makanan hingga produk farmasi seperti alat kesehatan dan sebagainya,” imbuh Armando yang didampingi oleh Atase Perdagangan Meksiko, Ivan Garcia.

Terkait kerja sama bilateral tersebut, Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal BPJPH Siti Aminah mengatakan bahwa pihaknya selama ini telah melakukan komunikasi dengan Meksiko terkait penyiapan kerja sama JPH.

Dijelaskannya, Pemerintah Meksiko melalui Kedutaan Besar Meksiko di Jakarta telah mengirimkan counter draft MoU dengan BPJPH. Kemudian, BPJPH berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk melakukan review atas konsep kerja sama tersebut.

“Dan pada Januari 2022 ini BPJPH menerima masukan dari Kemenlu. Dalam waktu dekat kita akan adakan pertemuan untuk membahas konsep MoU tersebut, tentu dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait.” kata SIti Aminah.

Lebih lanjut, Siti Aminah mengatakan bahwa BPJPH juga telah menerima permohonan kerja sama dari lembaga halal yang ada di Meksiko.

“Misalnya, yang diajukan oleh Halal Quality Mexico, saat ini masih berproses. Dan kami menunggu sejumlah dokumen persyaratan yang pada saat itu belum lengkap untuk segera dilengkapi.” kata Aminah menjelaskan. (BPJPH/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed