by

Jelang Ramadhan 1441 H., Pepsodent Luncurkan Siwak

JAKARTA (iHalal.id) — Produsen pasta gigi berlomba menciptakan pasta gigi Siwak, jelang Ramadhan 1441 Hijriyah, tak terkecuali retailer raksasa seperti Unilever lewat produk andalannya Pepsodent. Siwak yang diambil dari bahasa Arab, adalah kayu harum yang dipakai Nabi Besar Muhammad SAW, ketika hendak shalat. Oleh karena itu, umat Islam percaya Siwak adalah bagian dari sunnah Nabi. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, para produsen pasta gigi menciptakan bahan baku odol dari ekstrak Siwak.

Menurut  Ustadzah Aini Aryani, Lc.,  menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu yang diutamakan oleh Nabi Muhammad SAW karena menyangkut kesehatan diri sendiri serta adab dalam berhadapan dengan orang lain.

“Di masa beliau, siwak menjadi bahan yang diandalkan karena beragam kandungannya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut”. Ujar ahli fiqih itu pada acara peluncuran produk kemarin (31/01), di Jakarta.

Namun seiring waktu, beberapa hadits yang mengisahkan mengenai pentingnya bersiwak memunculkan ilat (pendapat—red.) dari sebagian ulama bahwa sunnah yang ditekankan adalah membersihkan rongga mulut, menggunakan alat bantu apapun.

“Inilah indahnya Islam yang tak lekang oleh zaman, di era modern seperti sekarang, kandungan siwak yang terkandung di dalam pasta gigi pun dapat memudahkan kita untuk mengikuti teladan Rasulullah SAW dalam merawat kesehatan gigi dan mulut,” lanjut Ustadzah Aini.  

Sementara itu, Senior Brand Manager Pepsodent, PT Unilever Indonesia Tbk. Distya Tarworo Endri menerangkan, pihaknya akan mendonasikan 2,5% dari laba tiap kemasan Pepsodent Siwak yang terjual untuk memperbaiki kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di berbagai wilayah Indonesia.

“Mekanisme dan penyaluran donasi, Pepsodent bekerjasama dengan BAZNAS yang membina ribuan panti asuhan di seluruh Indonesia”, ujar Distya.

Seperti diberitakan iHalal.id sebelumnya, berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2014-2015, dari 7 miliar jiwa penduduk dunia, 22, 43% diantaranya merupakan penduduk muslim. Angka tersebut akan terus tumbuh, diperkirakan pada tahun 2030 penduduk muslim dunia akan meningkat hingga 26,5%. Apalagi menjelang bulan suci ramadhan, pengeluaran belanja ummat Islam dua kali lebih besar dibandingkan hari-hari biasa. (Deden Heru)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.