by

KI Pusat melaksanakan Diskusi Refleksi Akhir Tahun

JAKARTA (iHalal.id) — Lembaga Negara Komisi Informasi (KI) Pusat menakar pelaksanaaan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik melalui kegiatan diskusi refleksi akhir tahun yang melibatkan badan publik, akademisi, CSO dan media massa. Diskusi bertajuk “Refleksi pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik 2019” di buka olej ketua KI Pusat Gede Narayana setelah laporan prlaksanaan disampaikan sekretaris KI Pusat Bambang Sigit Nugroho di gedung Kemenkominfo Republik Indonesia.

Dalam acara ini di isi oleh diskusi dan paparan yang di sampaikan oleh narasumber dati Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informasi Risarita Niken Widiastuti yang mengangkat isu “peran Pemerintah dan Media dalam Keterbukaan Informasi Publik” sedangkan Koordinator Freedom of Information Network Indonesia (FoINI) Ahmad Hanafi tampilkan tema ” Tantangan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik”.

Dalam diskusi ini hal yang menjadi pokok pembahasan adalah bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang seluas luasnya dalam berbagai hal yang bersifat publik serta informasi yang di dapat itu dapat di pertanggungjawabkan akan tetapi terkadang informasi yang di dapat oleh masyarakat masih banyak yang tidak sesuai dengan kaidah atau norma bahkan banyak yang melanggar perundang undangan dalam penyebaran informasi yang malah bisa menimbulkan konflik di dalam kehidupan bermasyarakat karena disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, disinilah peran Pemerintah dalam menyaring infornasi yang beredar di masyarakat agar infornasi yang diterima bebar adanya tidak bersifat hoaks.

Pada ujung acara diskusi ini dilaksanakan pemberian apresiasi kepada media mainstream yang telah membantu mendorong pelaksanaan keterbukaan informasi publik di badan publik sebagaimana amanat Undang Undang 14/2008, dalam bentuk pemberitaan di media masing masing. KI Pusat memberikan apresiasi kepada delapan media mainstream atas perannya yang telah mendorong pelaksanaan keterbukaan informasi publik di tanah air sepanjang tahun 2019.

Pemberian penghargaan disampaikan kepada empat kategori media yaitu media cetak, televisi, radio, dan online, masing masing Harian Umum KOMPAS, Harian Koran Tempo, Metro TV, TV One, Radio Elshinta, RRI,detik.com, dan tribunenews.com, aprediasi kepada media menurut Cecep Suryadi menjadi agenda tahunan KI Pusat agar pemberitaan tentang keterbukaan infornasi publik terus meningkat sehingga masyarakat dan badan publik paham tentang hak dan kewajibannya dalam menggunakan informasi publik untuk mengembangkan diri dan lingkungan sosialnya. (Deden H)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed