by

KJRI Jeddah-UNNES Tandatangani Kerja Sama Pendididikan

JEDDAH (iHalal.id) — onsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Upacara penandatanganan MoU diselenggarakan secara virtual Kamis, 8 Oktober 2020, di KJRI Jeddah Arab Saudi dan Kampus UNNES di Semarang.

Naskah Nota Kesepahaman kerja sama ditandatangani oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Eko Hartono dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum, disaksikan oleh jajaran pejabat di lingkungan KJRI Jeddah, Plh. Kepala Sekolah, perwakilan siswa dan Komite Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM). Selain itu, acara penandatanganan juga diikuti secara virtual oleh para guru SIJ dan SIM dan koordinator Kelompok Belajar (Pokjar) program kejar paket.

Dari UNNES turut bergabung sekaligus menyaksikan prosesi penandatanganan MoU beberapa Dekan Fakultas dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Disampaikan Rektor UNNES, MoU yang baru saja ditandantangani akan memperkuat kerja sama yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir. “Semoga melalui kerja sama ini, UNNES dan KJRI Jeddah bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak dan mendukung pembangunan di Indonesia,” kata Rektor.

Komitmen kerja sama akan terus diperluas ke bidang lainnya, antara lain, internship, pengiriman tenaga pengajar BIPA, penyuluhan hukum serta pelatihan kewirausahaan.

Konjen RI Jeddah Eko Hartono dalam sambutannya mengapresiasi komitmen bersama antara KJRI Jeddah dan UNNES untuk bersama-sama mengawal anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, khususnya yang berada di wilayah kerja KJRI Jeddah, untuk menyongsong masa depan mereka melalui pendidikan.

“Kita harapkan semoga kerja sama KJRI Jeddah dan UNNES bisa membantu memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Konjen Eko.

Komitmen UNNES, imbuh Konjen, untuk memberikan bantuan dan kemudahan bagi para lulusan SIJ dan SIM agar diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia tersebut cukup berarti dan menggembirakan bagi para lulusan SIJ dan SIM dan para orang tua.

“Tidak sedikit para orang tua (wali murid) yang kesulitan memenuhi hajat dasar hidup mereka karena kehilangan pekerjaan akibat pandemi,” tambah Konjen Eko.

Bila pada tahun sebelumnya hanya dua siswa yang diterima di UNNES, pada tahun ajaran ini, jumlahnya meningkat menjadi 9 orang siswa dari SIJ dan SIM. Sebelas siswa tersebut diterima melalui jalur mandiri dengan program beasiswa dan bantuan biaya kebutuhan hidup selama delapan semester.

Hingga tahun ini, KJRI Jeddah telah menjalin kerja sama afirmatif dengan tiga perguruan tinggi di tanah air yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Darussalam Gontor (UDG) dan terakhir dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES). KJRI Jeddah mengajak perguruan tinggi lainnya turut berkontribusi untuk bersama-sama mencerdaskan anak-anak bangsa di rantau melalui kerja sama pendidikan pendidikan dan pengabdian kepada msyarakat dalam rangka membangun SDM yang unggul. (Fauzy Chusny, Media Team at Consulate General of the Republic of Indonesia, Jeddah)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed