by

Kopi Produk Ponpes At-Taslim Siap Bersaing di Pasar

BANDUNG (iHalal.id) – Minuman kopi di Tanah Air sedang booming. Ada di mana-mana dan peminatnya pun banyak. Tua muda. Warung atau cafe kopi terlihat penuh pengunjung. Cukup secangkir kopi ditambah wifi bisa nongkrong seharian.

Tren itu agaknya menjadi alasan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren untuk membuka kejuruan pengolahan hasil pertanian khusus kopi. Termasuk di Ponpes At-Taslim di kampung Citiis, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sudah empat angkatan atau 54 orang mengikuti pelatihan kopi. Para peserta yang berasal dari ponpes dan sekitarnya diajari mengenal seluk beluk kopi hingga menjadi barista penyeduh kopi.

“Alhamdulillah ini terus berjalan,” kata Pimpinan Ponpes At-Taslim Agus Malik Annamawi, Kamis (23/6/2022).

Di antara produk yang dihasilkan, ada yang menjadi unggulan, yaitu kopi Mixiology. Kopi robusta dicampur rempah-rempah. “Dengan minum kopi ini badan jadi segar,” kata Agus. “Banyak orang suka,” tambah ustadz berambut panjang, kelahiran 11 September 1977 ini.

Namun sayang, usaha kopi At-Taslim ini masih terkendala perizinan. “Suda beberapa kali ke kantor pemerintah untuk mengurus perizinan tapi masalahnya harus bayar. Bayarnya jutaan,” kata Ayah beranak 3 ini. Dia berharap pemerintah di bawah pimpinan Bupati Dadang Supriatna itut memperlancar pengurusan surat-surat itu. “Masalah mah duit. Harus bayar,” katanya

Al hasil pemasarannya belum bisa luas. Antar pesantren atau pembeli tertentu. “Padahal kalau sudah ada izin kita bisa masukin barang ke alfa, indomaret, dll,” uarainya.

Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas (BLKK) yang tersebar di beberapa pesantren dan seminari serta komunitas lainnya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Dengan adanya BLKK ini juga nantinya dapat melahirkan wirausaha.

Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lembang Tuti Haryanti menyatakan, keberadaan BLK Komunitas itu sangat penting. Pasalnya, melalui program BLK Komunitas ini, masyarakat di sekitar memiliki akses untuk mendapatkan pelatihan kerja.

“Inilah manfaat berdirinya BLK Komunitas karena dekat dengan masyarakat dan bagi yang ingin mengikuti pelatihan bisa mendaftar sesuai persyaratan yang ditentukan,” tutur Yanti saat berbincang dengan Beritabuana.co.

Harapannya, ujar Yanti, masyarakat yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal atau dapat berwirausaha secara mandiri. Keberadaan BLK Komunitas itu merupakan unit pelatihan vokasi pada suatu komunitas di lembaga pendidikan keagamaan non-pemerintah.

Kelembagaan non-pemerintah itu meliputi pondok pesantren, seminari, damaseka, pasraman, serta komunitas serikat pekerja/serikat buruh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Program BLK Komunitas telah dimulai sejak tahun 2017 dan hingga saat ini telah berdiri 2.127  BLK Komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terkait keberadaan BLK Komunitas, Yanti menyebutkan, semula pihaknya mendapat tanggungjawab  untuk membina 20 an BLK Komunitas. “Sekarang yang ada di bawah binaan BPVP Lembang bertambah menjadi 160 BLK Komunitas,” jelasnya.

Diungkapkan, satu di antara 160 BLK Komunitas yang jadi binaannya adalah BLK Komunitas At-Taslim. Keberadaan BLK Komunitas itu di Pondok Pesantren At-Taslim di Kampung Citiis, Desa Warnassri, Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah BLK Komunitas At-Taslim sampai saat ini masih eksis dan lebih fokus pada pengolahan hasil pertanian kopi,” kata Yanti seraya menambahkan, kemandirian dari BLK ini sangat kuat meski menghadapi kendala adminitrasi.

Untuk itu, Yanti menandaskan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar kendala yang dihadap dapat diselesaikan. Sampai saat ini BLK Komunitas At-Taslim masih tetap menjalankan fungsinya dan terus berusaha untuk mandiri.

Sehubungan berdirinya, BLK Komunitas, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah beberapa waktu lalu menegaskan bahwa salah satu langkah konkrit Kementetian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kompetensi SDM Indonesia adalah mendirikan BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Pendirian BLK Komunitas ini sebagai upaya penyebaran lembaga pelatihan kerja agar dapat diakses oleh masyarakat yang bertempat tinggal cukup jauh dari lokasi lembaga pelatihan kerja yang ada,” ujar Ida. (Sat)

——————————–

Advetorial

Assalamualaikum,

Telah hadir super apps aplikasi iHALAL untuk berbagai kebutuhan Anda, seperti pembuatan Sertifikat Halal, pembelian token listrik, tagihan listrik, pulsa seluler, paket data internet, e-money, pembayaran tagihan lainnya, serta mengikuti berbagai pelatihan .

Download aplikasinya sekarang juga:
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.ihalal

Cara Pengunduhan Aplikasi iHALAL dan Pendaftaran Akun:
https://youtu.be/JEmjX1ZGEXg
Cara Daftar Sertifikat Halal:
https://youtu.be/AlrVHcFYt7g
Cara Pembayaran:
https://youtu.be/7GRCOaFvLzM
Cara Lacak Sertifikat Halal:
https://youtu.be/W619EJvjI74
Cara Donwload Sertifikat Halal:
https://youtu.be/y6-VOn8ReZo

Jika Bapak/Ibu membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan periksa aplikasi iHALAL atau hubungi info iHALAL melalui:
Whatsapp : +6281267776421
Email : info@ihalal.my.id

Senin-Jumat, Jam 08.00-17.00 WIB

Bantu kami untuk selalu memberikan layanan yang terbaik dengan memberikan rating di PLAYSTORE.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

iHALAL
The Biggest Halal Network

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed