by

Leo Fibian Masuk Islam Karena Akhlak Temannya

oleh: Imam M.A Joban*

Namanya Leo Fibian. Asalnya orang Costa Rica. Tapi sejak kecil dia tinggal di Seattle, Washington.

Orang tua dan seluruh keluarganya beragama Kristen Katolik. Leo tertarik dengan Islam karena seorang Muslim bernama Khalid Magribi yang satu pekerjaan dengannya taat dalam menjalankan agamanya.

Kemudian Leo menuturkan, “Tiap waktu tertentu dia meletakkan sajadahnya lalu dia shalat – pertamanya dulu saya kira sedang olah raga-“.

Disamping itu temannya yang Muslim itu selalu senyum ketika bertemu dengan siapa saja. Terhadap perempuan Leo juga tidak terlihat main-main. Dalam bekerja, Leo sangat disiplin, tidak pernah mengeluh apalagi bergosip tentang orang lain.

Leo menuturkan: “Akhirnya saya mulai penasaran dan bertanya-tanya tentang Islam.

Lalu sahabat Muslim tadi memberinya Leo Kitab suci Al-Quran. Leo mengatakan: “Waktu saya lihat index huruf “J”, saya kaget karena nama Jesus terdapat diberbagai surah. Di dalamnya ada kisah tentang Nabi Isa, Siti Maryam, dan nabi-nabi lainnya yang saya kenal.

Akhirnya sahabat Muslim tadi mengajak Leo ke Mesjid Ar -Rahmah di Redmond tempat saya memimpin Mesjid itu. Di Mesjid Ar-Rahmah itu, Saya berikan Leo pemahaman tentang konsep ke-Tuhanan dalam Islam, dan siapa sebenarnya Jesus itu.

Sejak itu, Leo terus menggali Islam, mengikuti ceramah-ceramah baik di Mesjid atau melalui YouTube.

Pada hari Jumat, tanggal 25 Desember 2020, setelah Salat Jumat, Saya membimbing Leo mengucapkan dua kalimat syahadat.

Alhamdulillah, sejak itu Leo sering melaksanakan shalat berjamaah dengan Khalid Maghribi di kantor tempat mereka bekerja.

Hikmah yang bisa kita tarik dari kisah Leo Fibian tadi adalah betapa besar pahala jika kita (dengan izin Allah Swt.) berhasil mengajak seseorang mengenal hingga masuk Islam. Bayangkan, berapa banyak pahala yang didapat Khalid. Karena setiap Fibian melakukan ibadah dan amal sholeh, Khalid akan mendapatkan pahalanya juga.

Dalam Hadits dikatakan bahwa pahala meng-Islamkan seseorang lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Itulah pentingnya memiliki akhlak yang baik, karena dari situ kita akan mampu mengajak orang masuk Islam.

Ketika Nabi SAW ﷺ ditanya amal apa saja yang membuat kebanyakan orang masuk Islam? Nabi ﷺ menjawab: “Taqwa dan Akhlak yang baik (Husnul Khuluk)”.

* Imam Mesjid Ar-Rahmah, Redmond,
Seattle, Washington State — USA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed