by

Masyarakat Muslim Indonesia di AS Gelar Muktamar ke-19 di Chicago

CHICAGO (iHalal.id) — Ditengah maraknya sorotan terhadap eksistensi umat Islam tanah air, Masyarakat Muslim Indonesia di AS yang tergabung kedalam IMSA (Indonesian Muslim Society in America) dan MISG (Malaysian Islamic Student Group), menggelar Muktamar Internasional di kota Chicago, Amerika Serikat. Tema yang diusung dalam Muktamar tahun ini adalah “Hijrah: Transforming Oneself in Challenging Times” (Hijrah Mampu Mengubah Diri—red.), dengan menghadirkan tokoh-tokoh Islam dari Amerika Serikat, Indonesia dan Malaysia.

Muhamad Joban (kiri) Imam Masjid Ar-Rahmah (the Muslim Association of Puget Sound —MAPS) Seattle, AS berfoto bersama dengan Menteri Pendidikan Malaysia Dr Mazlee Bin Malik (tengah), pada Acara Muktamar ke-19 yang diselenggarakan IMSA (Indonesia Muslim Society in America) dan MISG (Malaysian Islamic Student Group) dari tanggal 24-28 Desember 2019, di Kota Chicago AS. (Foto: Dok. Muhamad Joban).

Pihak penyelenggara dalam situs resminya https://muktamar.us/index.php menuturkan diambilnya tema Hijrah tahun ini kontekstual dengan kondisi Umat Islam saat ini di Tanah air. Seperti diketahui, Ketika generasi pertama Muslim menghadapi kesulitan di Mekah, Nabi Muhamad SAW mencari peluang baru di Kota Madinah. Selama dan setelah migrasi tersebut, Umat Islam mampu mengubah diri mereka tidak hanya secara geografis tetapi juga secara spiritual dan menjadi satu tubuh yang kohesif dengan pembentukan Masyarakat Madani (Modern—red.).

Seminar yang digelar sejak tahun 1999 ini antara lain bertujuan untuk mencari peluang dari tantangan yang ada bagi kepentingan Umat Islam Indonesia khususnya maupun Dunia pada umumnya. IMSA juga  memiliki program untuk semua kalangan, berdasarkan tema, minat dan bahasa, tingkat Madrasah, Program Pemuda dan Pemudi.

Salah seorang pembicara Imam Seattle asal Indonesia Ustadz Muhamad Joban, M.A, menuturkan, Muktamar Internasional ini sangat penting, ditengah banyaknya sorotan terhadap kehidupan toleransi umat beragama di Indonesia. Joban berharap Muktamar ini mampu memberikan masukan kepada para pembuat kebijakan di tanah air, agar kehidupan kerukukan beragama lebih baik, indah seperti semula.

“saya berharap Muktamar ini mendapat perhatian pemerintah dan mampu berkontribusi bagi kehidupan beragama yang lebih baik di tanah air”, jelas Imam lulusan Universitas Al-Azhar Cairo asal kota Purwakarta Jawa Barat ini kepada redaksi iHalal.id melalui media Whatsapp.    

Hadir dalam Muktamar yang digelar dari tanggal 24-28 Desember 2019 ini antara lain, Ustadz Adi Hidayat, Imam Shamsi Ali, Muhamad Joban, dr. Fahad Khan, Phd. (Praktisi Klinik Kesehatan A.S), Dr Mazlee Bin Malik (Menteri Pendidikan Malaysia), Somaya Mellouli (Aktivis LSM AS) asal Florida. (Gaf)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed