by

Menag Yaqut Lantik Muhammad Aqil Irham sebagai Kepala BPJPH Kemenag

JAKARTA (iHalal.id) — Hari ini Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik Muhammad Aqil Irham sebagai Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama, jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. 

Turut menjadi saksi dalam penandatanganan berita acara Sekjen Kemenag Nizar dan Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani. 

Hadir dalam pelantikan, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Penasihat dan Ketua DWP Kemenag RI, serta sejumlah pejabat Eselon I dan Stafsus/Tenaga Ahli Menteri Agama.

Selain melantik Kepala BPJPH, Menag juga melantik 9 pejabat tinggi Kemenag lainnya. Di antaranya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Staf Ahli Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi, dan Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM. Juga,  Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Rektor Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Saifuddin Zuhri  (UIN Saizu) Purwokerto dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.

Kepada pejabat yang dilantik, Menag Yaqut mengajak untuk meluruskan niat sebelum memangku jabatan, dan bersikap low profile. Sehingga, siapa pun tidak segan untuk memberikan masukan, saran atau kritik yang diperlukan bagi perbaikan dan kemajuan organisasi. 

“Sebagai pimpinan, saudara-saudara akan terselamatkan dari kesalahan dan kekeliruan karena mendengarkan saran dan kritikan, bukan karena sanjungan dan pujian,” kata Menag, Jumat (01/10/2021).  

Disampaikan Menag, promosi dan mutasi pejabat struktural birokrasi dan pimpinan perguruan tinggi keagamaan diharapkan membawa perubahan, perbaikan dan penyempurnaan dalam tata kelola organisasi maupun program yang dilaksanakan, bukan sekadar direncanakan. 

“Satu program yang dilaksanakan lebih baik daripada seribu program yang hanya dibicarakan. Saudara-saudara diharapkan segera menyesuaikan diri dengan medan tugas yang baru, memahami lingkup ekosistem organisasi dan mencermati segala tantangan yang pasti berbeda daripada medan tugas saudara-saudara di tempat sebelumnya,” pesan Menag.

“Kecerdasan mengelola birokrasi harus dimiliki oleh setiap pimpinan. Oleh karena itu, saudara-saudara harus membangun interaksi positif dan kerjasama yang harmonis dengan bawahan dan staf sebagai mitra kerja sehari-hari,” sambungnya. (red/Gaf)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.