by

Mendapatkan Hidayah Setelah Mendalami Jesus di Qur’an

Oleh: Muhamad A. Joban, MA.*

Adalah Emma Sander gadis Amerika yang dilahirkan dari keluarga katolik, rajin ke geraja, mendapat Hidayah setelah mendalami Jesus (Nabi Isa A.S) di Qur’an. Sejak kecil Emma merasa kurang nyaman ketika ibunya menyuruhnya untuk menundukkan kepala dan menampakkan rasa hormat kepada patung bunda Maria dan anaknya Jesus yang terpampang di depan pintu gerbang gereja.

Imam Muhamad A. Joban (kanan) menyerahkan bingkisan Al-Qur’an kepada Emma Sanders (kiri), seusai mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan sang Ibu (tidak terlihat), pada hari Selasa tanggal 7 Rajab 1443 H/ 8 Februari 2022, di Masjid Ar-Rahmah, Redmond Seattle Amerika Serikat. (Foto: Dok Imam Muhamad A. Joban).

Setelah kuliah Emma tidak mau lagi ke gereja. Dia merasa bebas karena sudah tidak tinggal lagi dengan orang tuanya.

Suatu ketika Emma melihat sebuah brosur yang judulnya Muslim love Jesus. Pertama-tama dia kaget karena selama ini yang dia tahu -seperti yang diajarkan di gereja, bahwa orang Islam itu benci Jesus.

Ketika dia baca banyak sekali kutipan dalam brosur itu yang ditujukan di Qur’an. Akhirnya dia membeli Al-Quran dari Amazon.

Waktu Emma terima Al Quran itu, dia langsung mencari indeks “J”. Dia baca setiap ayat tentang Nabi Isa AS.

Alhamdulillah, Akhirnya Emma mendapatkan jawaban dari Al-Quran tentang masalah yang selama ini dia ragu dan bingung, yaitu bunda Maria dan Jesus.

Emma merinding merasa takut ketika membaca ayat berikut ini:

(Q.S 4:171| Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”

Alhamdulillah, singkat kata, Emma menghubungi saya, sebagai Imam Masjid Ar-Rahmah, Redmond, Seattle Amerika Serikat. Dia mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan ibu beliau dan beberapa orang saksi pada hari Selasa tanggal 7 Rajab 1443 H/ 8 Februari 2022.

*Imam Masjid Ar-Rahmah, Redmond Seattle Amerika Serikat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.