by

Pemerintah Targetkan 10 juta Sertifikat Halal Tahun ini

SURABAYA (iHalal.id) — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham memastikan bahwa penguatan ekosistem halal di Indonesia harus dilaksanakan secara komprehensif. Di level daerah, sinergi BPJPH dengan Pemda dan stakeholder lainnya merupakan kunci untuk memperkuat ekosistem halal di daerah. Tahun ini BPJPH mentargetkan 10 juta Sertifikat Halal bagi UMK (Usaha Mikro dan Kecil).

“Sinergi dan kerja sama dengan stakeholder yang salah satunya pemerintah daerah dilakukan dengan harapan agar semua produk bisa bersertifikat halal, khususnya (produk) makanan dan minuman karena (jumlahnya) sangat dominan,” ungkap Aqil Irham dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, di Rumah Dinas Margorejo Surabaya, Senin (10/1/2022). 

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris BPJPH Muhammad Arfi Hatim, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Andromeda Qomariah.

Lebih lanjut, Aqil Irham mengatakan bahwa penguatan ekosistem halal dimaksudkan untuk mewujudkan target Indonesia menjadi kiblat industri halal dunia pada 2024 nanti.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah menargetkan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia di tahun 2024,” imbuhnya.

Karenanya, lanjut Aqil Irham, penguatan ekosistem halal yang merupakan tugas bersama seluruh pemangku kepentingan harus dilaksanakan melalui sinergitas yang optimal. Salah satunya, untuk mendorong percepatan kewajiban sertifikasi halal di daerah.

Untuk melaksanakan percepatan sertifikasi halal tersebut, Aqil Irham juga berharap agar Pemprov Jatim membangun wadah sinergis para stakeholder halal dalam membantu pelaku usaha, termasuk pelaku usaha mikro kecil (UMK) dalam melaksanakan kewajiban sertifikasi halal. 

Aqil Irham juga mengatakan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan produk halal. Berdasarkan data Sensus Ekonomi BPS tahun 2016, dari 1.085.821 pelaku UMKM, terdapat 747.747 UMKM penyedia produk makanan dan minuman.

Lebih lanjut, dalam pertemuan itu Aqil Irham juga mendorong berdirinya lebih banyak Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Jawa Timur. Dengan semakin banyaknya jumlah LPH yang ada, maka akan semakin memudahkan proses layanan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Menerima audiensi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi inisiasi dan langkah BPJPH dalam mendorong sinergi penguatan ekosistem halal. Menurut Emil, pemerintah Jawa Timur  juga sangat concern dan serius dengan penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Di antaranya, saat ini Jatim terus mendorong pengembangan Kawasan Industri Halal (KIH). Selain itu, ia menuturkan bahwa pihaknya juga telah memiliki sipahalal (sistem informasi produk halal) sebagai upaya untuk menyosialisasikan produk halal kepada masyarakat.

“Akan ada festival halal yang digelar nantinya agar masyarakat tahu bahwa Jawa Timur sangat serius dalam peningkatan produk halal,” kata Emil Elestianto.  (BPJPH/Gaf)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed