by

Pentingnya Setiap Destinasi Wisata Punya Kuliner Halal

JAKARTA (iHalal.id) —  Makanan sering kali menjadi daya tarik dari destinasi wisata di samping keindahan alamnya. Namun, ada kalanya makanan halal sulit ditemui Muslim di sebuah destinasi wisata.


Restoran Halal di Pulau Jeju Korea Selatan. Negara Korea Selatan mengumumkan ada 200 Restoran Halal di Negeri Ginseng itu, seiring tumbuhnya Wisata Halal dunia. (Foto: Dok.)

Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Nirwandar menuturkan, makanan halal penting tersedia di destinasi wisata di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

“Halal bukan hanya tentang proses. Halal bagi traveler muslim itu extended service,” kata Sapta.

“Itu makanya makanan halal diterima di seluruh dunia karena halal adalah layanan,” sambungnya dalam webinar “Halal Chef Indonesia-Uzbekistan” pada Selasa (22/2/2022).

Menurutnya, layanan makanan halal yang diberikan oleh restoran dapat menarik lebih banyak wisatawan atau turis Muslim.

“Ini bisnis. Kalau tidak membuat atau menyediakan makanan halal, mereka akan kehilangan sebagian pendapatannya karena Muslim tiak mau makan di sana,” ujar Sapta.

Sapta mencontohkan Singapura dan Korea Selatan. Menurut pengalamannya, 90 persen tempat makan di Singapura adalah halal.

“Ada 200 restoran halal di Korea (Selatan) karena mereka ingin memberikan layanan kepada pelanggan, terutama pelanggan Muslim,” katanya.

Hal serupa juga terjadi di Bali. Meski dinilai banyak memiliki makanan non-halal, ada sejumlah restoran padang yang dapat dijangkau oleh umat muslim.

“Bali mayoritas Hindu, Bangkok mayoritas Buddha, tetapi jangan lupa ada banyak Muslim traveler atau visitor, itu makanya ada banyak makanan halal di Bangkok, makanan halal diperlukan,” ujar Sapta.

“Makanan Halal itu basic (hal mendasar) buat orang muslim karena berkaitan dengan kepercayaan,” pungkasnya. (sumber: kompas.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed