by

PMI Bantu Korban Banjir

JAKARTA (iHalal.id) — Bencana alam banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Jawa Barat serta Banten berdampak kepada aktivitas kehidupan masyarakat yang terdampak bencana tersebut baik sosial, ekonomi dan lainnya.

Palang Merah Indonesia mengerahkan 660 relawan dan 10 tenaga ahli medis untuk lakukan operasi Tanggap Darurat Bencana Banjir di beberapa wilayah di Jabodetabek. Sebanyak 4 Kabupaten Kota telah menetapkan masa tanggap darurat diantaranya Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kota Depok. PMI memobilisasi 660 personil berserta 23 Ambulance, 6 Kendaraan Operasional, 7 Truck Angkutan, 3 Truck Tangki Air Bersin, dan 11 Perahu Karet ke lokasi banjir untuk melakukan assessment, evakuasi, pelayanan pertolongan pertama serta ambulance, dan dapur umum. Relawan PMI mengevakuasi lansia, bayi, ibu hamil, dan anak-anak, untuk dilakukan evakuasi terlebih dahulu (Foto: Dok. PMI)

Akibat bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini menyebabkan 44.435 jiwa mengungsi dan 43 orang meninggal dunia. Adapun rincian jumlah korban yang mengungsi maupun meninggal dunia untuk wilayah DKI Jakarta sebanyak 21.940 jiwa mengungsi dan sembilan orang meninggal dunia. Di Ibu Kota ini ada 63 titik banjir dan 269 titik pengungsian.

Sementara di Jabar jumlah warga yang mengungsi sebanyak 7.127 jiwa dengan korban meninggal sebanyak 24 jiwa. Warga yang mengungsi tersebar di 19 titik pengungsian, banjir ini melanda 97 titik di Jabar.

Kemudian untuk di Banten ada 15.368 jiwa mengungsi yang tersebar di empat titik pengungsian dan 10 orang meninggal dunia.

Merespon bencana yang terjadi di beberapa kota dan kabupaten di tiga provinsi tersebut, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla, langsung memerintahkan Untuk menerjunkan personel Satgana PMI untuk melakukan evakuasi dan pertolonga pertama kepada warga khususnya bayi, balita, anak, lansia wanita dan penyandang disabilitas yang terjebak banjir di sejumlah titik dengan menggunakan perahu karet dan peralatan lainnya.

Antisipasi masih adanya warga yang nekat bertahan di dalam rumahnya, PMI yang berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BNPB, BPBD, TNI dan Polri melakukan penyisiran ke sejumlah wilayah sejak awal kejadian bencana hingga saat ini.

Adapun jumlah personel yang diterjunkan dalam operasI tanggap darurat bencana banjir ini sebanyak 660 orang yang didukung petugas medis PMI untuk memberikan pelayanan kesehata.

Selain itu, PMI juga telah menyalurkan paket makanan siap saji sebanyak 62.710 paket, kemudian mendistribusikan 500 sarung, 600 hygiene kit, 400 terpaulin, 100 baby kit, 200 matras dan 100 selimut.

Selanjuntnya, PMI pun memobilisasi 12 perahu karet, dua mobil double cabin, enam kendaraan operasional, tujuh truk angkutan, 23 ambulans dan tiga truk air bersih.

Hingga saat ini personel PMI masih berada di lapangan baik untuk melakukan evakuasi korban, penyaluran bantuan, pelayanan kesehatan, sosialisasi pencegahan penyakit pascabencana banjir dan lainnya di sejumlah wilayah Jabodetabek, Jabar dan Banten. (Adh)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed