by

POLISI Soleh

Oleh : Idat Mustari*

Judulnya saja polisi soleh. Terdiri dari dua kata. Polisi dan soleh. Kata Polisi itu adalah yang dimaksud dengan Polisi Republik Indonesia (POLRI) yang tugasnya adalah menjaga ketertiban masyarakat, menyelenggarakan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa hidup tenang, tentram, tertib dan damai.

Ada juga polisi diluar Polri seperti Polisi Pramong Paja (POL PP); Polisi Kehutanan (Polhut); Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska); Polisi Militer (POM/PM) dan juga Polisi Tidur. Tentu tulisan ini membahas sekitar Polisi Republik Indonesia.

Polisi itu selalu dibenci dan dirindukan oleh semua orang. Dibenci ketika ada polisi yang menyalahgunakan wewenangnya, yang melakukan tindak kriminal, melakukan kekerasan, dan seterusnya. Dirindukan kehadirannya untuk mengatur ruwetnya lalulintas, dan memberantas kejahatan yang membuat masyarakat tak tenang.

Soleh Secara etimologis, kata soleh berasal dari bahasa Arab shāliḥ yang berarti terhindar dari kerusakan atau keburukan. Amal saleh berarti amal/perbuatan yang tidak merusak atau mengandung unsur kerusakan.

Maka orang soleh berarti orang yang mampu menahan dirinya untuk tidak merusak/merugikan orang lain. Yang dimaksud di sini tentu saja perilaku dan kepribadiannya, yang mencakup kata, sikap, perbuatan, bahkan pikiran dan perasaannya. Dalam kamus al-Mu’jam al-Wasīth kata shaluḥa sebagai akar kata shāliḥ juga berarti bermanfaat. Dengan kata lain orang yang soleh adalah orang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dari dua pengertian itu berarti polisi soleh adalah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Banyak sekali sosok polisi soleh, yang baik dalam menjalankan tugasnya dan baik dalam ibadahnya. Namun ada yang terekspos di media, ada juga yang tak terekspos. Sebut saja Umar Septono bukan polisi rendahan. Pangkatnya inspektur jenderal alias bintang dua. Dia tidak sombong. Jabatan baginya hanya titipan. Layak dijadikan teladan oleh koleganya di Korps Bhayangkara. ( merdeka.com dari ntmcpolri). Dan atau AKBP Imron Ernawan, SH,SIK,MH, Kapolres Cirebon Kota yang seringkali melakukan kegiatan Bhakti Sosial berupa pembagian sembako, renovasi rumah masyarakat yang tidak layak huni, dan kegiatan sosial dan keagamaan lainnya. Jika berkunjung ke rumah dinasnya yang terdengar lantunan suara pengajian bukan lagu dangdut atau lagu lainnya.

Sebenarnya ‘Polisi Presisi’ pemolisian prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, yang digagas oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, adalah polisi soleh. Polisi soleh adalah dambaan,harapan semua masyarakat. Semoga saja polisi di negeri ini adalah manusia-manusia yang soleh-solehah. Aaminn Ya Rab.

*Pemerhati Sosial & Agama, tinggal di Bandung

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed