by

Tak Mudah Bisa Berinfaq

Oleh : Idat Mustari *

Berinfaq atau bershadaqah dengan uang/harta tidaklah mudah. Sebab harus mengorbankan uang yang diperolehnya dengan tidak mudah. Yang didapatkannya dengan kerja keras. Tetapi ternyata seseorang bisa berinfaq/shadaqah dengan uang/harta, tidak selalu diukur seberapa banyak uangnya atau hartanya. Boleh jadi ada orang yang uangnya tak seberapa tapi bisa berinfaq, disisi lain ada orang yang uangnya ratusan juta—milyaran rupiah tapi tak bisa berinfaq.

Ada orang yang punya tanah ratusan meter itupun warisan dari orang tuanya, atau dibeli dari uang yang dikumpulkannya bertahun-tahun tapi bisa mewakafkan tanahnya untuk mesjid. Dan tak sedikit orang yang memiliki tanah berhektar-hektar di beberapa lokasi tapi tak bisa mewakafkanya untuk kepentingan umat.

Satu ketika Rasulullah SAW bersabda :“Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai)

Infaq dari seseorang yang uangnya tak berlebihan lebih bernilai dibandingkan infaq dari orang yang uangnya sangat berlebihan. Dengan demikian seseorang bisa berinfaq bukan karena ia banyak atau tidak uang atau hartanya, melainkan karena ada atau tidak kemampuan berinfaq dalam dirinya. Oleh karena itu, tak mudah seseorang bisa berinfaq. Bersyukurlah bagi siapapun yang bisa berinfaq sebab itu ciri dari orang bertaqwa. Dan surga disediakan bagi orang yang bertaqwa.

*Pengamat Sosial dan Agama, Pengacara, tinggal di Bandung.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed