by

UPZ BAZNAS Makostrad Gencar Bantu Kembangkan UMKM di Daerah Tertinggal

JAKARTA (iHalal.id) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkomitmen mengentaskan kemiskinan di Indonesia dengan mengoptimalkan pengelolaan zakat. Salah satunya dengan terus menggencarkan program pemberdayaan ekonomi bagi warga dari kalangan tidak mampu (mustahik) melalui pengembangan ekonomi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Hal ini sebagaimana dilakukan secara rutin oleh unit pengumpul zakat (UPZ) Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Makostrad) Mabes TNI yang menyerahkan bantuan modal pengembangan UMKM bagi warga tidak mampu di sekitar wilayah Yonif Latihan Tempur Denharrahlat Cabang I SOP SPG Kostrad, Jalan Loji, Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.

Bantuan modal untuk pengembangan UMKM ini diserahkan langsung Kabintal Kostrad sekaligus Ketua UPZ, Kolonel Inf. Joko Maryanto bersama tim Divisi UPZ BAZNAS, HM. Abdul Kahfi, dan tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB), di Masjid Nur Hidayah, Asrama Militer Denharrahlat Kostrad, akhir pekan lalu.

“Bantuan modal yang kami berikan semoga bisa membantu perekonomian dan meningkatkan taraf hidup warga kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan Kostrad,” ujar Kolonel Joko.

Selama ini, kata Joko, bantuan rutin yang diberikan kepada warga kurang mampu berasal dari dana zakat mal yang dihimpun melalui UPZ BAZNAS Makostrad.

“Selain modal usaha, kami juga memberikan bantuan pendidikan dalam bentuk beasiswa, kesehatan, hingga program bedah rumah,” ungkap Ketua UPZ BAZNAS Makostrad ini.

Khusus untuk program bedah rumah, lanjut Joko, pihaknya tengah melakukan pendataan dan survei secara mendetil terhadap sejumlah rumah warga yang kondisinya memprihatinkan dan tak laik huni.

“Program ini segera kami realisasikan bersama tim BAZNAS pusat, supaya kondisi rumah warga tidak mampu yang rusak berat dan tak laik huni tersebut bisa diperbaiki dan ditinggali dengan aman dan nyaman,” tutur Joko.

Joko berharap bantuan yang diberikan juga untuk mempererat silaturahim dan meningkatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan warga dengan keluarga besar Kostrad.

Divisi UPZ BAZNAS, H.M Abdul Kahfi yang terjun langsung ke lokasi program di Karawang, Jawa Barat, menegaskan kegiatan sosial dan kemanusiaan ini terlaksana berkat kerjasama kedua belah pihak.

“Kami berharap program bantuan yang digulirkan UPZ BAZNAS Makostrad semakin gencar, sehingga bisa memberikan manfaat yang besar bagi warga kurang mampu,” kata Kahfi.

Menurutnya, di lingkungan Mabes TNI sudah ada tiga UPZ BAZNAS. Masing-masing Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

“Semoga pengelolaan zakat di tiga angkatan Mabes TNI ini semakin optimal dan terkoordinir dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.

Selama ini UPZ BAZNAS Mabes TNI juga aktif menyalurkan dana zakat untuk program produktif di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Program yang digulirkan berupa bantuan ambulans, program bedah rumah veteran, pengadaan lampu penerangan hingga merenovasi sekolah madrasah. (Deden Heru)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed