by

Wisuda Tahfiz Baitul Qur’an Al-Askar 02 Kendari Semangat Ditengah Prokes

KENDARI (iHalal.id) — Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat para Santri untuk menggelar wisuda. Seperti halnya Santri Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al-Askar 02 Kendari, Sulawesi Tenggara, hari ini (10/04) 27 Sya’ban 1442H menggelar wisuda bagi 500 Santri/Santriwati, dengan Prokes (protokol kesehatan) ketat.

Ketua Yayasan Askar Pusat Fahmi Abdul Kadir Askar beserta keluarga meresmikan Pembangunan Mesjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Cabang Kendari pada 7 April 2021/24 Sya’ban 1442H. Rombongan keluarga juga berkesempatan meletakkan batu pertama bagi pembangunan Islamic Center Abi H. Abdul Kadir bin Ahmad Askar (foto kiri) dan Asrama Tahfiz Ibu Rugayah binti Abu Bakar Bagedes (foto kanan) di komplek Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Qur’an Al-Askar 02 Kendari pada Jumat 9 April 2021/ 26 Sya’ban 1442H. (Foto: iHalal.id)

Pesantren yang terletak di Kelurahan Matabubu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari ini sudah berdiri sejak tahun 2010. Wakil Gubernur Kendari Lukman Abunawas yang hadir dalam acara Wisuda Santri tersebut menyambut baik keberadaan Tahfidz Baitul Qur’an Al-Askar 02 didaerah rawan sosial tersebut dan menjadikannya sebagai proyek percontohan pendidikan “revolusi mental” bagi generasi penerus harapan Agama, Bangsa dan Negara.

Para Wisudawan berasal dari berbagai daerah. Bukan saja dari Pulau Sulawesi (Kendari, Sulawesi Tengah, Buton, Bau-Bau, Konaka) tapi juga dari luar pulau Sulawesi, seperti dari Medan (Sumatera Utara), Batam, Banten, NTT, NTB hingga Kalimantan

Sebelumnya, Ketua Yayasan Askar Pusat Fahmi Abdul Kadir Askar beserta keluarga meresmikan Pembangunan Mesjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Cabang Kendari. Selain itu, rombongan keluarga juga berkesempatan meletakkan batu pertama bagi pembangunan Islamic Center Abi H. Abdul Kadir bin Ahmad Askar dan Asrama Tahfiz Ibu Rugayah binti Abu Bakar Bagedes di komplek Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Qur’an Al-Askar 02 Kendari.

Dijelaskan, Pondok Pesantren Tahfiz Baitul Qur’an Al-Askar hingga kini masih terus membuka partisipasi masyarakat berupa donasi, baik untuk Mesjid, Rumah Tahfidz maupun Asrama. Diharapkan keberadaan Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Baitul Qur’an Al-Askar yang berada di lingkungan masyarakat tersebut dapat menjadi benteng ketahanan sosial bagi pembentukan karakter bangsa “Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghofur “. (Gaf)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed